Go to ...
RSS Feed

July 13, 2020

Hari ketiga, Gulmarg 3 Maret 2019 – India


Sekilas mengenai Gulmarg.
Keindahan Gulmarg yang awet muda mencerminkan kemurnian alam.
Kota kecil namun megah ini adalah surga bagi para pencari petualangan dan surga bagi pecinta alam. Berjalan-jalan saat musim panas di sepanjang bentangan luas padang rumput berbalut bunga dan melewati pegunungan yang penuh dengan salju.
Gulmarg memunculkan naluri petualangan dan pada saat yang sama menawarkan suasana menyegarkan untuk mempertahankan ketenangan pikiran – itu adalah perpaduan sempurna untuk menikmati rasa Kashmir asli.Heartland of Winter sports”, Gulmarg merupakan tempat semua kegembiraan terjadi. Resor ski pertama kali didirikan di sini pada tahun 1927 dan sejak itu Gulmarg menjadi lambang ski di Negara bagian ini.
Kota ini juga memiliki “Gondola” kereta gantung terbesar di Asia dan terbesar kedua di dunia yang disebut Gulmarg Gondola.
Ini menghubungkan Gulmarg dengan Gunung Aparwath, dimana orang dapat bermain ski di jalur salju yang panjang.Gulmarg juga menawarkan Lapangan Golf terpanjang di India. Dengan latar belakang yang indah, ini menarik banyak pengunjung dimusim panas.
Lanskap yang indah menawarkan segudang pilihan untuk jalan-jalan di Gulmarg. Tempat-tempat seperti Kongdori dan Aparwath terhubung dengan baik melalui Gulmarg Gondola.
Khilanmarg adalah tujuan lain yang menarik yang terletak di sekitar Gulmarg yang menawarkan pemandangan kearah Himalaya.
Danau beku yang terletak 13 km di luar Khilanmarg juga menarik perhatian sebagai objek wisata populer di Gulmarg.
Medan perawan di Lembah Nagin dan kuil suci Baba Reshi makin menguduskan lembah yang tenang ini.
Suasana alam ditempat yang disebut Gulmarg ini memberi jutaan alasan bagi para pelancong di seluruh dunia untuk datang.

Perjalanan
Pagi hari ini, tanggal 3 maret 2019 mulailah petualang kami menjelajah dari Srinagar ke Gulmarg.
Menuju Gulmarg kami harus berganti mobil dikota Gulmarg nya menuju pegunungan Gulmarg karena jalan yang penuh salju memerlukan mobil yang kuat melewatinya.
Sepanjang jalan tidak lama keluar kota Srinagar sudah tampak salju yang makin lama makin banyak.
Sekitar 15 km, seperti yang saya tulis diatas, kami berganti mobil dan Mr. Goona serta driver kami berganti dengan orang lain.Jalanan mulai berkelok dan salju makin tebal, banyak mobil yang memasang rantai di roda nya untuk menghindari slip di salju yang sebagian sudah menjadi es.Ada beberapa kendaraan militer yang turun dan ada beberapa mobil yang slip yang menyebabkan jalan mobil kami agak tersendat, walau sekeliling penuh salju tebal tetapi udara tidak terasa dingin sekali, mungkin karena angin boleh dibilang tidak ada dan juga banyak pegunungan sehingga angin agak tertahan.Sesampai diatas dikawasan wisatanya, kami lalu memutuskan berjalan kaki ke stasiun Gondola, jaraknya mungkin hanya 1,5 Km saja tetapi karena jalan nya penuh tertutup salju dan kadang licin, akhirnya isteri saya, bu Sawitri dan bu Dinny naik kereta salju yang ditarik dengan biaya sekitar 700 rupee pulang pergi,,Sesampai di stasiun gondola maka segera setelah membeli tiket, kami naik gondola yang sebenarnya bisa untuk 6 orang sekaligus tetapi kami bagi dalam 2 group agar lebih lega dan juga kebetulan suasana lagi sepi kecuali beberapa orang yang mau bermain ski.Naik ke Section 1 dari awal cable car berjarak sekitar 2,3 Km dan ketinggian naik dari stasiun awal sekitar 400 meter, kami hanya sampai Section 1 saja.
Pemandangan agak kabur karena salju, dalam keadaan yang cukup dingin lalu kami memutuskan ke cafe untuk mencari makanan atau minuman menghangatkan badan.
Jarak dari stasiun Section 1 ke cafe sebenarnya tidak jauh, mungkin hanya 200 sampai 300 meter saja, masalahnya cafe itu tidak terlihat dan sebagian tertutup salju.Sesampai di tempat yang disebut cafe itu kami kaget juga karena ternyata tempatnya terbuka hanya ada tenda saja, bayangin kami akhirnya minum cai dan maggie diatas salju… hal yang tidak pernah terbayangkan di Indonesia.
Setelah cukup istirahat, kami kembali ke Stasiun Section 1 lalu turun kembali naik Gondola kebawah.
Mulai lagi perjuangan melintasi jalan penuh salju ke tempat pemberhentian mobil, kecuali para ibu yang naik kereta yang ditarik … cukup duduk manis saja.
Perjalanan kembali kebawah ketempat Mr Goona dan mobil yang tadi membawa kami dari Srinagar, cukup lancar dan karena perut sudah lapar maka makan siang diutamakan sebelum kembali ke Srinagar.Sesampai di Srinagar, hari menjelang sore, kami menyempatkan diri mampir di resto setempat menikmati beberapa makanan khas Kashmir sebelum kembali ke Houseboat nya Mr. Goona… berakhirlah perjalanan seharian menuju Gulmarg …Makan malam dilaksanakan diatas Houseboat nya Mr Goona.

Tags: , ,

More Stories From Asia