Go to ...
RSS Feed

December 13, 2019

Sejarah Red Square sekilas, Moscow


Red Square (bahasa Rusia: Кра́сная пло́щадь, tr. Krásnaya plóshchaď, IPA: [ˈkrasnəjə ˈploɕːətʲ]) adalah alun-alun kota (plaza) di Moskow, Rusia. Ini memisahkan Kremlin, bekas istana kerajaan dan sekarang kediaman resmi Presiden Rusia, dari sebuah kawasan dagang bersejarah yang dikenal sebagai Kitai-gorod.Red Square
Red Square atau bisa juga disebut Lapangan Merah sering dianggap alun-alun pusat Moskow karena jalan-jalan utama Moskow, yang terhubung ke jalan raya utama Rusia, berasal dari alun-alun.
Nama Red Square tidak berasal dari pigmen batu bata sekitarnya dan juga bukan dari hubungan antara warna merah dan komunisme. Sebaliknya, nama itu muncul karena kata Rusia красная (krasnaya), yang berarti baik “merah” dan “cantik”, diterapkan ke area kecil antara Katedral St. Basil, Menara Spassky Kremlin, dan Lobnoe Mesto.Tsar Alexei Mikhailovich secara resmi memperluas nama ini untuk ke seluruh area alun-alun, yang sebelumnya disebut Pozhar, atau “tempat hangus”, mengacu pada fakta bahwa beberapa bangunan saat itu harus dibakar untuk dijadikan tempat alun-alun.
Beberapa kota Rusia kuno, seperti Suzdal, Kiev, Yelets, dan Pereslavl-Zalessky, juga memiliki alun-alun utama mereka yang biasa disebut Krasnaya ploshchad.
Sejarah Red Square yang kaya tercermin dalam banyak lukisan karya Vasily Surikov, Konstantin Yuon, dan lain-lain. Alun-alun itu dulu dimaksudkan sebagai pasar utama Moskow. Itu juga merupakan tempat berbagai upacara umum dan proklamasi, dan kadang-kadang untuk penobatan Tsar Rusia. Alun-alun ini secara bertahap dibangun dan sejak saat itu digunakan untuk upacara resmi oleh pemerintah Rusia.

Tags: , ,

More Stories From Moscow