Go to ...
RSS Feed

August 18, 2018

Gunung Floyen, Bergen – Norwegia


Menumpang kereta dengan rel di jalan datar mungkin hal yang biasa. Tetapi pernahkah Anda naik kereta dengan rel menanjak menuju bukit dengan kemiringan hampir 50 derajat? Hal ini mungkin tidak biasa dan tentu memberi pengalaman tersendiri bagi siapa saja.Kereta unik dengan tanjakan curam ini dapat Anda temukan di wahana bernama Floibanen Funicular. Wahana ini menjadi salah satu tempat wisata favorit dan paling sering dikunjungi para wisatawan yang berkunjung ke kota Bergen, Norwegia.
Floibanen merupakan sejenis funicular atau kereta sebesar satu gerbong yang membawa wisatawan naik ke atas puncak bukit bernama Mont Floyen. Kereta ini terbagi ke dalam tiga kompartemen dan didesain secara khusus dengan dinding yang hampir seluruhnya terbuat dari kaca. Maksudnya, agar para penumpangnya dapat secara maksimal memandang ke luar untuk menikmati keindahan alam di sekitarnya.
Saat Kami berkesempatan mengunjungi ke Bergen awal Nov 2016 lalu, Floibanen tampak sangat ramai dengan kunjungan wisatawan lokal. Padahal, saat itu bukanlah musim liburan atau pun akhir pekan.
Untuk mencapai Floibanen dari pusat kota Bergen, tidaklah sulit. Floibanen berada tak jauh dari dermaga pelabuhan Bergen dan berada sangat dekat dengan kawasan wisata paling terkenal di Bergen yaitu Bryggen Quarter. Dari stasiun kereta Bergen, Anda cuma butuh berjalan kaki beberapa menit saja menyusuri jalan utama menuju ke arah dermaga Bergen.
Floibanen hanya berjarak sekitar 200 meter saja dari dermaga, berada di ujung jalan Vetrlidsallmenningen yang menanjak ke arah bukit. Anda akan menemukan bangunan kecil mirip stasiun bertuliskan Floibanen. Di sinilah pengunjung dapat langsung menemukan loket pembelian tiket.
Tiket untuk menumpang funicular relatif mahal yakni seharga 35 Krone Norwegia (NOK) atau sekitar Rp 56 ribu, untuk sekali jalan ke atas. Sementara untuk tiket pulang pergi diberi harga 70 NOK.
Sedangkan tiket untuk anak-anak, harga cuma setengahnya atau 18 NOK sekali jalan dan 35 NOK pulang pergi. Di loket ini juga tersedia brosur yang menerangkan peta jalur serta titik-titik yang dilewati bila Anda berminat untuk turun ke stasiun bawah dengan berjalan kaki.Floibanen secara resmi mulai beroperasi pada 15 Januari 1918. Awalnya, ide pembangunan kereta unik ini dirintis pada 1895 oleh John Lund, salah satu anggota legislatif Norwegia. Pembangunannya dimulai pada 1914 dan baru siap digunakan pada 1918.
Seiring waktu, rel dan funicular Floibanen telah mengalami beberapa kali pembaruan. Gerbong funicular yang kini beroperasi bahkan telah memasuki generasi keempat. Ada dua funicular yang beroperasi setiap harinya.
Setiap satu kereta mengangkut sekitar 80 penumpang. Panjang rel Floibanen mencapai 850 meter. Sementara perbedaan tinggi antara stasiun atas dan bawah mencapai 300 meter.

Pemandangan terbaik
Kereta funicular ini akan membawa penumpang ke atas bukit dengan waktu perjalanan sekitar 10 menit. Di atas bukit Mont Floyen, wisatawan dapat menikmati keindahan kota Bergen. Sesampainya di stasiun atas, penumpang akan diarahkan ke suatu tempat bernama Fl√łytrappene.
Di tempat berbentuk pelataran inilah, Anda dapat menikmati pemandangan Bergen secara luas. Bergen secara utuh akan tampak, mulai dari pesisir lautnya, ketujuh bukit yang mengelilinginya, serta hamparan rumah-rumah unik di bawahnya. (di modifikasi dari artikel kompas.com)

More Stories From Bergen