Go to ...
RSS Feed

July 20, 2018

Hari ke 5 menuju Tokyo – Jepang


11 April 2016 – Hari ke 5
Pagi hari udara dingin sekali dan turun salju … Ini diluar perkiraan .. Temperatur mendekati 4 derajat celsius … Segera setelah sarapan pagi kami bergerak meninggalkan Yuzawa, Niigata menuju Tokyo ..
Asakusa – Tokyo, Hari ke 5Selepas dari hotel Naspa New Otani, kami menggunakan bus menuju Tokyo dan tempat pertama setelah masuk Tokyo yang kami kunjungi adalah Asakusa. Setelah makan siang disekitar dekat kawasan yang kami tuju lalu mulailah penjelajahan kami di Asakusa.
Kaminarimon [Kaminari Gate] Kaminarimon adalah gerbang pertama dari dua gerbang pintu masuk besar yang mengarah ke Sensoji Temple, dibangun lebih dari 1000 tahun yang lalu, itu adalah simbol dari Asakusa.
Kawasan Asakusa di Tokyo, Jepang, tidak hanya terkenal dengan Kuil Sensoji. Ayo berkeliling di kawasan ini. Ada banyak shopping mall dan juga Nakamise Shopping Street, kawasan belanja suvenir paling terkenal di Tokyo.
Dari situs resmi pariwisata Tokyo, Asakusa merupakan sebuah kawasan yang paling populer di Tokyo. Tempat perbelanjaan dan hiburan makin memanjakan wisatawan ketika berkunjung.Kuil Sensoji (“Senso” merupakan bacaan alternatif untuk Asakusa dan “ji” berarti Kuil). Kuil yang paling terkenal dan populer di Tokyo. Dibangun pada abad ke-7, Kuil ini juga merupakan salah satu yang tertua, meskipun bangunan yang ada saat ini merupakan rekonstruksi pasca perang.
Tepat berada di dekat Sungai Sumida, Anda dapat dengan mudah menjelajahi keseruan suasana khas Tokyo dengan berjalan kaki.Naik Jinrikisha
Jika tidak ingin capek berjalan kaki dan punya uang banyak, Anda bisa menyewa Jinrikisha yaitu sebuah becak bermuatan 2 orang dan berkeliling menikmati kawasan ini selama 30 menit.Nakamise Shopping Street, Nakamise merupakan tempat perbelanjaan membentang lebih dari sekitar 250 meter, dimulai  dari Kaminarimon sampai kuil Sensoji. Dikiri kanan berdiri banyak toko, yang menawarkan makanan setempat dan souvenir untuk wisatawan. Patung Budha dan Kuil di Asakusa
Dari Asakusa, rombongan menuju Ooedo Onsen Monogatari.
Ooedo-Onsen-Monogatari adalah tempat onsen (mata air panas) alami di daerah Odaiba dekat Tokyo Bay. Pengunjung dapat mengalami 13 varietas mandi termasuk mandi dalam ruangan dengan menggunakan air dari sumber air panas alam yang menyembur naik dari sumbernya 1.400 meter di bawah tanah.
Selain itu, semua orang dari anak-anak hingga orang dewasa bisa menghabiskan waktu berjalan sekitar area dengan memalkai baju yukata disekitar tempat belanja Hirokoji dan Happakuyacho yang dirancang seperti keadaan Jepang jaman dulu dengan hiruk-pikuk yang hidup dari bagian Shitamachi (pusat kota) Edo tua.Di desain seperti suasana Jepang jaman duluSelepas dari Onsen, kami menuju AquaCity Odaiba sebuah lokasi mall yg cukup bagus untuk ambil beberapa foto menjelang malam hari …AquaCity Odaiba ini kami kunjungi karena dari level 2 nya kita bisa mengambil foto pemandangan yang sangat bagus, ada replika Patung Liberty dan latar belakang jembatan yang indah dimalam hari.
Mall nya sendiri tidak terlalu ramai, tidak ada bedanya dengan beberapa mal medium di Jakarta … jadi memang dari sisi pemandangannya yang menarik pengunjung datang.Mejeng sejenak di AquaCityMalam ini kami menginap di Marine Court Hotel yang agak jauh dari keramaian kota, selesailah hari ke 5 kami di Jepang … besok masuk hari ke 6.

More Stories From Asia