Go to ...
RSS Feed

July 20, 2018

Goreme Cappadocia – Turki


Goreme
Walau bisa dikategorikan sebagai sebuah ‘desa’, Goreme adalah jantung pusat wisatawan yang menginap di Cappadocia, berjarak sekitar 12 km dari Nevsehir.
Dikelilingi dengan pemandangan alam yang memesona, daerah ini pada zaman Yunani Kuno dikenal dengan nama Korama. Hingga kini penduduknya tidak lebih dari 3.000 orang.
Berkeliling area kota kecil ini bisa kita lakukan dengan jalan kaki atau naik sepeda saja.Pasar Kaget dipagi hari Suasana di kota kecil Goreme.yang jadi pusat wisatawan di Cappadocia, penuh dengan buah-buahan yang segar.
Pasar kaget sering digelar dan harga buah-buahan juga termasuk murah menurut ukuran Indonesia, mata uang Turki yaitu Lira dan 1 Lira sekitar Rp. 4.650,- (saat kami disana).Bagi penggemar buah Anggur, Plum, Apel pasti betah melihat banyak pepohonan buah tumbuh hampir disetiap perumahan didaerah ini.
Dalam perjalanan mengelilingi lokasi disekitar, kita dapat menikmati lembah indah dengan struktur bebatuannya yang khas, bagai sedang berada di dunia lain, atau mungkin di bulan.
Di bukit-bukit batu ini, dulunya sempat dijadikan tempat tinggal masyarakatnya sampai tahun1960-an. Tapi setelah itu pemerintah menetapkan larangan untuk menjadikan cave houses atau rumah gua ini sebagai tempat tinggal umum karena dapat membahayakan, akibat faktor erosi yang terus berlangsung. Meski begitu, pengalaman tinggal di rumah gua masih bisa Anda nikmati hingga kini. Kita bisa memesan cave room, kamar yang dipahat di dalam bukit-bukit ini. Tidak hanya hotel mahal saja yang memiliki jenis kamar ini, tapi banyak pension dan hostel yang juga menyediakan kamar-kamar di dalam gua. Fasilitasnya sama dengan kamar hotel pada umumnya, dengan harga kamar mulai dari 40 euro sampai ratusan euro.

More Stories From Asia