Go to ...
RSS Feed

December 14, 2018

San Francisco sekilas ditahun 1983 – Amerika


Foto Pasific Ocean diambil dari San Francisco
San Fransisco bagi saya tetap merupakan kota terindah dari beberapa kota dunia yang sudah saya datangi, dibuat kenangan dalam lagu San Fransisco [Scott Mc Kenzie] dan terkenal dengan kaum Hipies nya ditahun 60an.Pemandangan dari atas – 1983
Saya pertama kali menginjakan kaki di San Fransisco pada bulan September ditahun 1983 kemudian 1985, 1988, 1996, 2000 dan selalu ingin kembali kesana suatu hari.
Jalan raya di SF banyak yang naik turun serta trem masih menjadi angkutan umum, pertama saya datang ditahun 1983 masih banyak bus yang menggunakan tenaga listrik seperti KRL, wah ini bagus juga karena para supir bus nggak bisa saling mendahului.
Jembatan Golden Gate memang yang paling terkenal selain penjara Alcatraz yang sudah tidak digunakan lagi, selain itu Market Street selalu ramai dengan “Crazy Horse” night club atau juga para “gay” nya.Penjara Alcatraz dikejauhan
Pertama datang di pertengahan Sept 1983 saya mendarat sekitar jam 19:00 saya menginap di Hotel Holiday Inn yang tarifnya saat itu US$95/night.
Keesokan paginya saya coba cari bus ke Santa Clara, tadinya mau naik Greyhound bus, tapi tidak ada yang kearah Santa Clara karena hari minggu, akhirnya saya naik SamTrans (San Mateo Transportation), ada kejadian lucu saat dalam perjalanan yang akan saya ceritakan lain kali, di Santa Clara saya sempat tinggal 2 hari di Marriot Inn lalu kembali ke San Fransisco lagi setelah pekerjaan selesai.Marriot Inn – Santa Clara 1983
Selanjutnya saya tinggal di Britton Hotel yang tidak terlalu besar (agak murahan, cuma USD 35/night .. ngirit ..) dekat sekali dengan Pool Grayhound bus dan dekat Market Street (depan Post Office) dan jalan jalan disekitar nya.Kota ini punya daya tarik yang kuat bagi pendatang, ada jembatan panjang lainnya selain Golden Gate (malah lebih panjang) kalau kita menuju ke bandara lokal pasti lewat jembatan ini.China Town di San Francisco
Paginya saat hujan rintik-rintik saya jalan kearah Market Street cari rumah makan china, maklum saat itu belum terbiasa makan roti, nah dipertengahan jalan saya melihat rumah makan dan langsung tanpa pikir panjang masuk sambil pesan Fried Rice tanpa lihat menu lagi, waktu makan terasa agak aneh dan saya curiga, lapar saja yang akhirnya membuat nasi goreng itu habis.
Saat mau bayar baru mata saya terpaku melihat tulisan kecil dekat kasir yang berbunyi “Fried Rice With Pork” .. Masya Allah … ada daging babi masuk keperutku.
Besoknya saya cari rumah makan china yang lain di Market Street dekat perempatan di 7th street, nah kali ini tidak mau salah lagi pesan yang sea food, ternyata porsi nya sangat banyak.
Saya baru menghabiskan setengah sudah kenyang banget.
Karena nggak habis ya saya mau tinggal saja, nah ini dia saya merasakan shock kedua .. entah darimana ada orang Negro lengkap pakai jas dan kalung emas nya tanya kesaya .. sudah selesai makannya, saat saya bilang “ya” eeeh sisa makanan saya dengan enaknya disantap seakan-akan saya tidak pernah menghabiskan setengahnya .. jangan kaget, saat itu tahun 1983 saya mengalami sendiri, entah kalau sekarang.Kalau mau ikut City Tour, biayanya sekitar USD20,- (saat itu), kita bisa lihat Taman Bunga, City Hall, Golden Gate, China Town dan Fisherman’s Wharf (tempat ikan dan nelayan). Mau ke Alcatraz anda bisa menggunakan kapal dari Fisherman’s Wharf ini, sayang waktu saya terbatas untuk mengunjungi salah satu penjara terkenal didunia ini.

More Stories From Amerika